Tarulah cinta itu serupa bibit yang mengakar yang enggan tumbuh
Menggeliat dalam tanah menjalar hingga menembus dinding-dinding rumah tak pula engkau temukan batang yang kan memucuk hingga berbunga. Hei, tahu kamu? Bahkan ketika banyak yang meminta akar itu untuk dilahankan, ia masih saja terpaku dalam ruang kaku yang barangkali engkau tak paham. Sedang akar itu pun tak meminta lahan yang layak tuk ia bertumbuh menjadi pucuk yang berbunga.
Akar
Diposting oleh
Unknown
on Senin, 20 Oktober 2014

0 komentar:
Posting Komentar