RSS

Sendu di Balik Suara Ibu

Tiba-tiba saja aku merasa ada yang aneh ketika mendengar suara ibu disebrang sana. Suara ibu tak seperti biasanya. Barangkali ibu sedang menyembunyikan sesuatu. Meski terdengar baik-baik saja tapi aku merasa hati ibu sedang tidak baik. Tiap larik kata terdengar sendu. Duhai ibu! Hal apa yang tak terjelaskan? Hatiku sudah terlampau menerka-nerka dan sekalipun niatan tak ada terbesit untuk membuatmu murka. Jangan! Jangan sekalipun engkau memberi sebilah kata yang membuat ibu luka, ia sudah cukup banyak beban yang selalu membenak, lukanya belum cukup kering untuk menanggungnya. Entahlah Bu! Barangkali aku sendiri yang jadi beban tuk ibu. Terlalu berkehendak melakukan ini dan itu hingga jarak semakin menjauh dan rindu semakin menjadi kala malam datang bersama bintang yang tak mampu lagi kulihat pendar cayanya.

Ibu, dusta tak akan mendatangkan kebaikan sekalipun untuk kebaikan. Ibu kalaulah ada niatan terbesit di hati perihal tak mengenakan hati mari berbincang kita bagi sendu bersama kalaulah aku yang jauh memberatkan, pintalah aku baik-baik dengan ketulusan hati aku menerima setiap kehendakmu jikalah ragu yang terucap di bibir ibu, biarlah aku berkehendak atas keinginan hati untuk mencari perihal yang belum aku temui. Selamat malam Ibu! Aku mencintai ibu!

0 komentar:

Posting Komentar